LOKAKARYA KURIKULUM PROGRAM MIESP UNDIP
Program Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (MIESP) Undip telah melaksanakan lokakarya kurikulum yang diselenggarakan tanggal 29 sampai 30 Juli 2011 di kampus Jalan Erlangga Tengah 17 Semarang. Tujuan lokakarya di samping melakukan evaluasi dan membahas berbagai permasalahan yang selama ini timbul untuk penyempurnaan kurikulum program dan penyelenggaraan program di masa mendatang.
Pada hari pertama (29 Juli 2011) pada sesi pertama ada beberapa nara sumber yang memberikan masukan yaitu dari pihak alumni dan pengguna, para guru besar, dan mahasiswa yang masih aktif serta dosen. Dari pihak alumni dan pengguna yang memberi masukan adalah : Drs. Dwi Ari Putranto MSi (Sekretaris Daerah Kota Pekalongan), Ir Arief Budiyanto MSi (Kasubdit Kependudukan dan Keluarga Berencana Bappeda Provinsi Jawa Tengah), Hermanto Ssi (Kepala Tata Usaha BPS Provinsi Jawa Tengah), dan Drs Juwandi, MSi (BKD Provinsi Jawa Tengah). Dari guru besar yang memberikan masukan: Prof Dr. FX Sugiyanto, Prof Dr. Purbayu Budi Santosa, dan Prof Indah Susilowati, Msc, PhD. Sedangkan dari pihak mahasiswa adalah Yunus Gunawan dan Yusmar Ardi Hidayat. Dan dari pihak dosen: Achma Hendra Setiawan, SE, MSi, Dra. Yohana Maria Kodoatie Mec, PhD, dan Drs. Bagio Mudakir MSP. Pada sesi kedua diadakan diskusi kelompok yang dibagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok yang membahas masalah konsentrasi, kelompok yang membahas struktur mata kuliah, dan kelompok yang membahas tesis.
Pada hari kedua (30 Juli 2011) dilakukan pleno dan menghasilkan beberapa kesimpulan. Pertama, konsentrasi pada program MIESP ada dua yaitu Ekonomi Pembangunan Daerah dan Ekonomi Publik. Kedua, mata kuliah yang tetap dipertahankan adalah: Ekonomi Mikro, Ekonomi Makro, Tugas Khusus (Independent Study), Metode Penelitian, dan Mata-Mata Kuliah Konsentrasi. Ketiga, Mata Kuliah Seminar Proposal Penelitian ditiadakan untuk mempercepat studi mahasiswa. Keempat, dalam mata kuliah Tugas Khusus (Independent Study) diwajibkan setelah disetujui dosen pembimbing wajib diseminarkan dalam forum kolokium (non sks). Kelima, mata kuliah Analisis Kebijakan Pemerintah diganti nama menjadi Perekonomian Indonesia. Keenam, ada penambahan mata kuliah baru yaitu Ekonomi Kelembagaan dan mata kuliah alat yang terdiri dan alat kuantitatif serta kualitatif. Ketujuh, mata kuliah Metodologi Penelitian digeser posisinya dari semester I ke semester II.
Pada akhir lokakarya juga disepakati akan dibentuk tim kecil untuk lebih mendetilkan dan memerinci hasil lokakarya, misalnya tentang mata kuliah-mata kuliah konsentrasi serta standar mutu untuk tesis.




